BAB V Pancasila Sebagai Ideologi Bangsa Indonesia

 PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI BANGSA INDONESIA

Ideologi berasal dari kata Idea : gagasan, konsep, ide dasar, cita-cita , Logos : ilmu Ideologi, ilmu pengetahuan tentang ide-ide atau ajaran tentang pengertian dasar.

·      Pokok-Pokok Pikiran Pada Sebuah Ideologi

  1. Ideologi merupakan sistem pemikiran yang erat kaitannya dengan perilaku manusia.
  2. Ideologi sebagai pemikiran yang dapat mempersatukan manusia, kelompok, atau masyarakat.
  3. Yang bisa merubah pemikiran menjadi ideologi adalah fungsi pemikiran itu dalam berbagai lembaga politik dan kemasyarakatan.

·      Karakteristik Dan Fungsi Ideologi

Karakteristik:

a.       ideologi seringkali muncul dan berkembang dalam situasi krisis.

b.      Ideologi mencakup beberapa strata pemikiran dan panutan.

Fungsi :

a.       Ideologi berfungsi melengkapi struktur kognitif manusia.

b.      Ideologi berfungsi sebagai panduan

c.       Ideologi memiliki fungsi integratif

·      Ideologi Besar Yang Berpengaruh Di Dunia

  1. Agama sebagai ideologi
  2. Liberalisme
  3. Sosialisme
  4. Komunisme
  5. Fasisme

·      Agama Sebagai Ideologi

Penempatan agama sebagai ideologi pernah mengalami masa kejayaan pada abad pertengahan di Eropa, implikasinya:

a.    Ajaran agama tidak boleh dibantah oleh akal manusia

b.    Orientasi kehidupan masyarakat Eropa ditujukan untuk kehidupan setelah mati

c.    Kemajuan duniawi tidak akan berarti manakala seseorang tidak bisa masuk sorga.

Negara yg masih memakai ideologi agama antara lain Arab Saudi, Iran dgn Islam, Vatikan dgn Katholik

·      Liberalisme

a.       Paham yang memberikan kebebasan kepada manusia atau menjunjung tinggi HAM.

  1. Menurut pandangan ini, manusia pada dasarnya baik.
  2. Tugas negara mengurangi hambatan manusia dalam mencapai kesempurnaan (negara penjaga malam).
  3. Keunggulannya, ketajaman pandangan tentang keberanian dan mengakui kebebasan manusia.
  4. Kelemahannya, terlalu optimis pada kebaikan manusia, sehingga mengesampingkan unsur jahat manusia. Liberalisme juga membuat generalisasi berlebihan terhadap diri manusia.

·      Sosialisme

a.       Merupakan paham yang berupaya agar semua harta benda, industri, dan perusahaan menjadi milik negara.

  1. SOSIALISME berpegang pada prinsip pemerataan.
  2. Memiliki pemikiran ekonomi negara centris, terpusat oleh negara, sehingga mengurangi kesenjangan sosial.

·      Komunisme

  1. Memiliki kesamaan dengan sosialisme, yaitu sama-sama menghendaki penguasaan sarana-sarana vital oleh negara.
  2. Ideologi komunisme mendasarkan pada suatu keyakinan bahwa manusia pada hakikatnya hanya mahluk sosial saja.
  3. Perbedaannya;

-          Sosialisme, lebih demokratis dalam perbaikan nasib buruh secara bertahap atau lebih luwes.

-          Komunisme, perubahan terhadap kapitalisme harus dicapai dengan revolusi, bahkan kekerasan dan diperlukan pemerintahan diktator, seluruh hak pribadi dihapuskan dan diambil alih oleh negara.

Hubungan negara dan agama menurut paham komunisme

a.       Paham komunisme memandang hakikat hubungan negara dengan agama mendasarkan pada pandangan filosofis materialisme, dimana hakikat kenyataan tertinggi adalah materi.

  1. Menurut komunisme, bahwa manusia merupakan suatu hakikat yang menciptakan diri sendiri dengan menghasilkan sarana-sarana kehidupan.
  2. Atas dasar pengertian ini, maka komunisme berpaham atheis karena manusia ditentukan oleh diri sendiri.
  3. Agama menurut komunisme adalah realisasi fanatis mahluk manusia, agama adalah keluhan mahluk tertindas, agama merupakan candu masyarakat.

·      Fasisme

a.       Fasisme  mendasarkan pada prinsip kepemimpinan dengan otoritas absolut di mana perintah pemimpin dan kepatuhan berlaku tanpa pengecualian.

  1. Fasisme menganggap ideologi mereka lebih mendasar pada nilai spiritual dan loyalitas daripada sekedar pemenuhan kebutuhan perseorangan.
  2. Kekuasaan bertumpu pada militer.
  3. Fasis menolak adanya oposisi.
  4. Menolak bentuk kebhinekaan, sehingga menuntut adanya keseragaman.

 

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.